Era yang sedang berjalan ini tidak begitu sama dengan beberapa puluh tahun sebelumnya. Pasalnya, 2 dekade terakhir ini, dunia sudah terbagi jadi 2 yakni dunia maya serta dunia nyata. Dimulai dari tahun 2000-an telepon seluler mulai banyak muncul. Disusul tehnologi telephone pintar yang bekerja bukan hanya untuk menelepon serta mengirim pesan, tetapi melakukan olah data seperti computer.

Bahkan juga telephone pintar sekarang ini sudah sanggup menggantikan peran computer hingga dunia seakan ada dalam genggaman tangan kita. Seiring dengan internet yang semakin mendominasi, cryptocurrency mulai muncul ke permukaan. Untuk orang yang jauh dari dunia tehnologi, pengertian cryptocurrency mungkin susah untuk dicerna. Jadi, apa pengertian cryptocurrency itu serta apa hubungannya dengan tehnologi serta internet?

Cryptocurrency, Mata Uang Digital Terbaru

Apa Itu Cryptocurrency?

Di atas sedikit disinggung mengenai kecanggihan dunia maya atau internet. Ini besar kaitannya dengan pengertian mengenai cryptocurrency. Penjelasan sangat sederhana dari cryptocurrency ialah bahwa cryptocurrency uang digital. Hubungannya dengan internet ialah cryptocurrency dipakai untuk transaksi yang dilaksanakan lewat internet. Sebab transaksi serta pembayarannya bersifat virtual, cryptocurrency memerlukan pengamanan yang bagus supaya ‘harta’ virtual kita tidak gampang dicuri sama seseorang. Code yang lebih susah dari biasanya diperlukan dalam pengamanan uang digital ini.

Transaksi yang dilakukan dengan uang ini bersifat langsung tanpa pihak ketiga atau third party. Untuk bertransaksi memakai uang digital ini, computer biasa kurang bisa mengakomodasinya. Computer yang canggihlah yang dipakai. Platform yang digunakan umumnya ialah Blockchain. Dengan platform ini, uang digital bisa dipakai untuk bertransaksi dengan baik dan lancar. Untuk memahami lebih dalam pengertian mengenai cryptocurrency, di bawah ini ialah sejarah singkat cryptocurrency.

Bitcoin adalah cryptocurrency pertama yang dibikin serta diluncurkan ke publik tahun 2009. Pembuat atau penciptanya ialah Satoshi Nakamoto. Untuk pengamanannya, kriptografi ialah cara yang dipakai. Penyimpanan Bitcoin ialah dalam bentuk file didalam dompet digital atau wallet.

Disamping itu, uang digital ini dapat ditaruh atau dititipkan di layanan dompet digital di pihak ke 3. Sebab transaksi yang dilaksanakan dengan Bitcoin bersifat langsung, transaksi ini disebut desentralisasi. Pihak bank tidak memantau bisnis ini. Hal tersebut karena, sebetulnya munculnya Bitcoin adalah reaksi pada tragedi keuangan yang berlangsung di Amerika Serikat pada tahun 2008 silam.

Perbankan konvensional waktu itu ada pada periode sulit maka hadirnya uang digital ini jadi angin segar untuk pelaku transaksi internet. Tetapi bermakna perbankan konvensional dikit demi sedikit mulai tersingkir. Blockchain sebagai platform yang memperlancar transaksi memakai Bitcoin sekaligus menjamin kejujuran serta transparansi dari transaksi yang dilaksanakan.

Selanjutnya banyak negara lain mulai memakai uang digital. Banyak yang memandang bahwa ini ialah langkah baru yang canggih serta mutakhir dalam bertransaksi. Tidak hanya kecanggihan, sifat desentralisasinya di gemari. Tidak hanya Bitcoin yang sudah disebut serta jadi yang pertama, banyak uang digital lain yang beredar.

Cryptocurrency menjadi alternatif untuk lakukan investasi. Tetapi, tidak seluruhnya uang digital mempunyai nilai tinggi. Maka dari itu, tidak seluruhnya uang digital ditawarkan. Cuman uang digital dengan nilai tinggi saja yang dipakai. Nilai tinggi itu juga tidak selamanya bertahan di angka yang serupa sebab fluktuasi nilai terbilang cepat.

Investasi serta kegiatan jual beli memakai uang digital belum lama di ijinkan di Indonesia. Sebelumnya pun sebetulnya tidak diketahui pasti apakah transaksi ini tidak boleh atau tidak. Awalnya, transaksi dengan cryptocurrency dilaksanakan dengan diam-diam. Dimulai dari tanggal 08/02/2019, Bappebti yakni badan yang mengawasi pasar berjangka sudah memberikan restunya serta mengatur semua aktivitas yang memakai cryptocurrency melalui peraturan No.5 (yang di sahkan di tahun 2019). Sekarang ini, transaksi dengan cryptocurrency tak perlu di tutup-tutupi lagi. Disebut jika uang digital di Indonesia harus penuhi beberapa syarat-syarat yakni dalam bentuk asset kripto atau mempunyai agunan berupa asset.

Sekarang ini, uang digital yang di akui serta benar-benar populer ada 12. Tidak hanya 12 uang digital ini ada banyak uang digital lainnya. Tetapi, ke 12 uang inilah yang rata-rata mempunyai kapitalisasi pasar melebihi $1 miliar. Yang pertama yakni yang tertua serta pertama kali dibikin yakni Bitcoin dengan kapitalisasi pasar tinggi sampai menggapai $63,66 miliar. Di peringkat ke 2 yakni Ethereum yang berkapitalisasi sebesar $12,97 miliar. Selanjutnya XRP ($12,51 miliar. Peringkat ke 4 serta selanjutnya (secara acak) ialah EOS, Bitcoin SV, Bitcoin Cash, Stellar, Tron, Tether, Binance coin serta Litecoin. Sedangkan bursa yang menyediakan berbagai uang digital itu ialah ICE atau Intercontinental Exchange, CME (Chicago Mercantile Exchange serta CBOE (Chicago Board Options Exchange. Ke 3 penyedia ini berada di US atau Amerika Serikat.

Mudah-mudahan pengertian mengenai cryptocurrency ini menambah pengetahuan untuk Anda yang tidak pernah dengar dan untuk Anda yang berencana berinvestasi dengan uang digital. Apabila anda mau memperoleh banyak informasi terkait bagaimana cara untuk mengawali bisnis cryptocurrency arbitrage anda dapat kunjungi website www.arbitanosupportsystem.com